Jumat, 20 Januari 2012

Qarin Jin Pendamping Manusia

Qarin adalah jin yang dicipta oleh Allah sebagai pendamping atau kembar kepada setiap insan yang dilahirkan (manusia). Dia dikatakan sebagai “syaitan” kepada manusia itu. Setiap manusia yang dilahirkan ke dunia ini pasti ada qarin nya sendiri.

Rasulullah s.a.w. tidak terkecuali. Cuma bezanya, qarin Rasulullah adalah muslim. Manakala yang lain-lainnya adalah kafir. Pada umumnya qarin kafir ini mendorong “dampingan”nya membuat kejahatan. Dia membisikkan was-was, melalaikan ibadah seperti solat, membaca al-Quran dan sebagainya. Malah ia bekerja sekuat tenaga untuk menghalang manusia dampingannya melakukan ibadah dan kebaikan.

Rabu, 18 Januari 2012

Wasiat Maulana Syaikh Abdul Qadir al Jailani

Antara Sholat Syariat dan Sholat Thoriqoh - Nasihat Spiritual Hazrat Maulana Syaikh Abdul Qadir al Jailani

Sholat Syari’ah, anda sudah tahu ayat :
“Peliharalah sholat-sholat…” (Al-Baqoroh: 238)
yang disana tentu ada rukun-rukun sholat secara lahiriyah dengan gerakan-gerakan jasmani, seperti berdiri, ruku’, sujud, duduk, suara dan lafadz yang diucapkan. Semua itu masuk dalam ayat, “Peliharalah….”

Sedangkan Sholat Thoriqoh, adalah sholatnya qalbu, yaitu sholat yang diabadikan. Dalam ayat itu berlanjut : “Dan sholat yang di tengah..” atau disebut sebagai Sholat Wustho, yaitu sholatnya qalbu, karena qalbu itu diciptakan posisinya di tengah, antara kanan dan kiri, antara bawah dan atas, antara bahagia dan sengsara, sebagaimana sabda Nabi Saw, : “Qalbu berada diantara dua Jemari dari jemari-jemari Ar-Rahman, dimana Allah membolak-balikkannya semauNya…” (HR. Muslim, dan juga dikutip oleh Al-Ghazali dalam Al-Ihya’).

Senin, 16 Januari 2012

SHALAT SUNNAH LIDAF'IL BALA'

Bagi para ikhwan Thoriqoh Qadiriyah Naqsyabandiyah, pelaksanaan Shalat Sunnah Lidaf'il Bala' bukanlah hal yang asing. Seperti yang diajarkan Pangersa Abah Anom (Syekh Ahmad Shohibul Wafa Taajul Arifin), shalat itu dilaksanakan ba'da shalat Isya dan sebelum shalat Subuh. Jadi, ikhwan dan akhwat TQN PP Suryalaya memang sudah dibiasakan melaksanakan tugas itu dua kali dalam sehari.

Shalat Sunat Lidaf'il Bala' merupakan shalat sunnah yang bertujuan mencegah atau menolak berbagai bala dari mana pun. Karena datangnya bala itu ternyata selalu tiba-tiba dan tidak pernah memberi tahu, apalagi SMS, maka para ikhwan dan akhwat merasa perlu untuk menjalankannya secara rutin.

Sabtu, 14 Januari 2012

Nukilan-Nukilan Palsu Dari Kitab I’anatuth Thalibin

Mengusik amalan seseorang Muslim dengan menukil pernyataan Ulama dari kitab Muktabar secara serampangan (mengguting-gunting kalimat) merupakan perbuatan keji dan sangat tidak berakhlak. Selain termasuk telah menyembunyikan kebenaran, juga termasuk telah memfitnah Ulama yang perkataannya telah mereka nukil, merendahkan kitab Ulama dan juga telah menipu kaum Muslimin.

Dakwah mereka benar-benar penuh kepalsuan dan kebohongan. Mengatas namakan Madzhab Syafi’I untuk menjatuhkan amalan Tahlil, sungguh mereka keji juga dengki. Kitab I’anatuth Thalibin (إعانة الطالبين) adalah kitab Fiqh karangan Al-‘Allamah Asy-Syekh Al-Imam Abi Bakr Ibnu As-Sayyid Muhammad Syatha Ad-Dimyatiy Asy-Syafi’i, yang merupakan syarah dari kitab Fathul Mu’in, Kitab ini sangat masyhur dikalangan masyarakat Indonesia dan juga salah satu kitab yang menjadi rujukan pengikut madzhab Syafi’iyyah dalam ilmu Fiqh diseluruh dunia. Namun, sayang, ada sebagain kecil kalangan yang tidak bermadzhab Syafi’i (anti Madzhab), mengaku pengikut salaf, mencomot-comot isi kitab ini untuk mengharamkan Tahlilan yang merupakan amalan sudah masyhur dikalangan pengikut madzhab Syafi’i. Bukannya berdakwah secara benar namun yang mereka lakukan, malah menunjukkan kedengkian hati mereka dan ketidak jujuran mereka dalam menukil perkataan ulama. Ini hanya salah satu kitab yang kami coba luruskan dari nukilan tidak jujur yang telah mereka lakukan, masih banyak lagi kitab Ulama yang dicomot serampangan oleh mereka, seperti kitab Al-Umm (Imam Syafi’i), Al-Majmu’ Syarah Muhadzab Imam An-Nawawi, Mughni al-Muhtaaj ilaa Ma’rifati Ma’aaniy Alfaadz Al Minhaj, dan kitab-kitab ulama lainnya.

Sabtu, 24 Desember 2011

JADILAH SEPERTI KUPU-KUPU YANG INDAH (KH. M. Zein ZA. Bazul Asyhab)

Dalam point pertama maklumat Pangersa Abah (Syekh Ahmad Shohibul Wafa Tajul Arifin r.a) disebutkan agar kita meningkatkan kesadaran dan keikhlasan untuk melaksanakan ibadah, baik shalat fardhu, shalat sunat, dzikrullah, khataman, manakiban maupun ibadah lainnya dan berusha menjadi panutan bagi ikhwan/akhwat TQN PP. Suryalaya khususnya serta masyarakat pada umumnya.

Mengapa kita harus meningkatkan ibadah? Karena ibadah itulah tujuan hidup manusia di dunia ini. Silahkan menjadi bisnisman, pejabat, ulama, ilmuan, bintang film dan sebagainya asal jangan lupa untuk selalu beribadah. Karena segala sesuatu pekerjaan kalau tidak menjadi ibadah tidak ada ganjarannya (mubadzir). Sehingga banyak sekali pekerjaan yang kelihatannya seperti ibadah, tetapi karena niatnya yang salah maka tidak menjadi ibadah. Sebaliknya pekerjaan yang kelihatannya duniawi dikarenakan baik niatnya maka menjadi amal ibadah.

Jumat, 23 Desember 2011

‎10 KERUSAKAN DALAM MERAYAKAN TAHUN BARU MASEHI (Muhammad Abduh Tuasikal)

Alhamdulillah. Segala puji hanya milik Allah, Rabb yang memberikan hidayah demi hidayah. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga, para sahabat dan orang-orang yang mengikuti mereka hingga akhir zaman. Manusia di berbagai negeri sangat antusias menyambut perhelatan yang hanya setahun sekali ini. Hingga walaupun sampai lembur pun, mereka dengan rela dan sabar menunggu pergantian tahun. Namun bagaimanakah pandangan Islam -agama yang hanif- mengenai perayaan tersebut? Apakah mengikuti dan merayakannya diperbolehkan? Semoga artikel yang singkat ini bisa menjawabnya.

Bolehkah Seorang Muslim Mengucapkan Selamat Natal ? (Muhammad Abduh Tuasikal)

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, wa shalaatu wa salaamu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shahbihi wa sallam.

Sudah sering kita mendengar ucapan semacam ini menjelang perayaan Natal yang dilaksanakan oleh orang Nashrani. Mengenai dibolehkannya mengucapkan selamat natal ataukah tidak kepada orang Nashrani, sebagian kaum muslimin masih kabur mengenai hal ini. Sebagian di antara mereka dikaburkan oleh pemikiran sebagian orang yang dikatakan pintar (baca: cendekiawan), sehingga mereka menganggap bahwa mengucapkan selamat natal kepada orang Nashrani tidaklah mengapa (alias ‘boleh-boleh saja’). Bahkan sebagian orang pintar tadi mengatakan bahwa hal ini diperintahkan atau dianjurkan.

JANGAN SALAH MENDIDIK ANAK (Ust. Zaenal Abidin bin Syamsudin, Lc)

Lembaga pendidikan hanya sebuah sarana dan sekolah hanya sekadar tempat singgah anak untuk menjalani persiapan menuju jenjang pendidikan berikutnya. Namun, sangat disayangkan sebagian lembaga pendidikan ternyata lebih banyak mewarnai perilaku dan tabiat buruk anak. Oleh karena itu, bila sukses dunia-akhirat adalah pertimbangan utama, maka orangtua harus pandai-pandai memilih lembaga pendidikan yang sejalan dengan syariat Islam.

Banyak orang awam dan berkantong tebal salah dalam memilih lembaga pendidikan. Alih-alih mempertimbangkan kebersihan akidah dan keluhuran akhlak bagi anak-anaknya, mereka hanya berorientasi pada keberhasilan di dunia. Alhasil, mereka hanya memilih sekolah favorit yang ternama dan bergengsi walaupun harus mengeluarkan biaya yang sangat besar. Sekolah mahal dipakai sebagai alat pengangkat prestise orangtua, sekadar alat untuk menunjukkan bahwa orangtua mampu menyekolahkan anak di sekolah pilihan orang kaya. Bila sudah begini, janganlah terlalu berharap memiliki anak shalih.

Orang Tua yang Lalai Memperhatikan Anak (Abu Abdillah Ahmad bin Ahmad Al-Isawi)

Termasuk faktor terbesar yang menyebabkan terjadinya dekadensi moral pada anak-anak dan terbentuknya kepribadian yang buruk pada diri mereka adalah kurangnya perhatian kedua orang tua untuk mengajarkan akhlak yang mulia kepada si anak dan dikarenakan kesibukan mereka hingga tidak ada kesempatan untuk mengarahkan dan mendidik anak-anaknya.

Apabila seorang ayah tidak lagi peduli terhadap tanggung jawabnya untuk mengarahkan dan mendidik serta mengawasi anak-anaknya, dan dikarenakan faktor tertentu, si ibu kurang menunaikan kewajibannya dalam mendidik si anak maka tidak diragukan lagi si anak akan tumbuh seperti anak yatim yang tidak memiliki orang tua, ia hidup bagai sampah masyarakat, bahkan suatu saat akan menjadi penyebab terjadinya kerusakan dan kejahatan di tengah-tengah umat. Kecuali Allah Ta’ala menginginkan hal lain. Semoga Allah merahmati orang yang mengatakan,

Senin, 19 Desember 2011

MATERI KHUTBAH BULAN SYA’BAN ALMU’ADZOM (Ujang Abdurrahman)

ﺍﻠﺤﻣﺩ ﷲ ﺍﻠﺫﻯ ﻻﺗﺩﺮﻛـﻪ ﺍﻠﻌﻴـﻮﻦ, ﻮﻻﺗﻤﺜـﻠﻪ ﺍﻠﻇـﻨﻮﻦ, ﻮﻻﺗﻠﺤـﻘﻪ ﺮﻴﺐ ﺍﻠﻤـﻨﻮﻦ
ﻮﺗــﺎﻫـﺖ ﻔﻰ ﻛـﻴـﻔـﻴـﺔ ﻋﻆﻤـﺗﻪ ﺍﻠﻌﺎﺮﻔﻮﻦ, ﻮﺗﺤﻴـﺮ ﻔﻰ ﺍﺰﻠﻴـﺗﻪ ﺍﻠﻤـﺗﻔﮑﺮﻮﻦ
ﻻﻴـــــﻘﺎﻞ ﺍﻴﻦ ﻛﺎﻦ ﻮﻻ ﻛـﻴﻒ ﻛــﺎﻦ ﻮﻻ ﺍﻴــﻦ ﻴـــــــﮑﻮﻦ

ﺍﺤــﻤﺪﻩ ﺴــﺒﺣﺎﻧﻪ ﻮﺗﻌﺎﻠﻰ ﻮﺍﺗﻮﺐ ﺍﻠــﻴﻪ ﻮﺍﺷـﮑﺮﻩ ﻮﻗﺪ ﻔــﺎﺰ ﺒﺸﮑﺮﻩ ﺍﻠﺷــﺎﻛﺮﻮﻦ
ﻮﺍﺸـــﻬﺪ ﺍﻦ ﻻ ﺍﻠﻪ ﺍﻻ ﺍﷲ ﻮﺤــﺪﻩ ﻻ ﺸــﺮﻴﻙ ﻠـﻪ ﺍﻠﻌﺎﻠﻢ ﺒﻤﺎ ﻛﺎﻦ ﻗﺒﻞ ﺍﻦ ﻴﮑــــﻭﻦ
ﻭﺍﺷﻬﺩ ﺍﻦ ﺳﻴﺩﻧﺎ ﻭﻧﺒﻴﻧﺎ ﻤﺤﻤﺩﺍ ﻋﺒﺩﻩ ﻭﺮﺳﻭﻟﻪ ﻧﺒﻲ ﺸﺭﻒ ﺒﻪ ﺍﻷﻧﺒﻳﺎﺀ ﻭﺍﻟﻤﺭﺳﻟﻭﻦ

ﺍﻟﻟﻬﻡ ﺼﻞ ﻭﺳﻟﻡ ﻭﺒﺎﺭﻙ ﻋﻟﻰ ﺳﻴﺩﻧﺎ ﻤﺤﻤﺩ ﻭﻋﻟﻰ ﺍﻟﻪ ﻭﺍﺼﺤﺎﺒﻪ
ﺼﻼﺓ ﻭﺴـﻼﻤـﺎ ﺩﺍﺌﻤــﻴﻦ ﻤﺗﻼﺰﻤـﻴﻦ ﺍﻠﻰ ﻴﻭﻢ ﻳﺑـﻌـﺜـﻭﻦ, ﻭﺴﻠـﻢ ﺗﺳـﻠﻳـﻤﺎ ﻛﺜــﻴﺮﺍ

٭ ﺍﻤــــﺎ ﺑـــﻌﺩ ٭